Kelembagaan Agripet
Pengembangan Strategi Agribisnis Sapi Potong di Kabupaten Bondowoso Hasil analisis matriks IFE menunjukkan bahwa faktor kekuatan yang memiliki skor tertinggi adalah ketersediaan bibit, mutu bibit, dan produktivitas ternak dengan bobot 0,091 dan nilai peringkat 4 sehingga menghasilkan skor sebesar 0,365. Narasumber sepakat bahwa ketersediaan bibit, mutu bibit, dan produktivitas ternak merupakan faktor yang sangat penting memengaruhi pengembangan agribisnis sapi potong di Kabupaten Bondowoso. Oleh karena itu, faktor ketersediaan bibit, mutu bibit, dan produktivitas ternak menjadi faktor kekuatan utama yang merupakan kunci sukses yang harus dimaksimalkan. Mutu bibit dan produktivitas ternak di Kabupaten Bondowoso sudah cukup bagus, keberhasilan inseminasi buatan yang dilakukan terhadap ternak ± 85%, dan calving interval pada proses reproduksi rata-rata selama 1416 bulan, hal ini sesuai dengan literatur yang menyebutkan bahwa calving interval yang ideal pada sapi betina adala 1214 bu...